-->

Peziarah Wisata Religi Sayyid Sulaiman Mojoagung, Ditemukan Meninggal di Teras Musala

27 Mei 2022, 3:29:00 PM WIB Last Updated 2022-05-27T08:29:26Z

Seorang pria yang berziarah di makam Mbah Sayyid Sulaiman Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, pada Jumat (27/5/2022) pagi, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di teras Musala setempat.
Dari data yang didapat, korban diketahui bernama Muhammad Fauzi (55), warga asal Ngrukahlama, Ngagelrejo, Wonokromo Kota Surabaya.
Menurut keterangan marbout Musala Yoyok (40), korban sebelum ditemukan meninggal dunia, dirinya sedang tidur di dalam musala. Namun korban kemudian bangun dan muntah di luar Musala sebelah utara.
"Setelah muntah, korban kemudian tidur di bawah. Bahkan, korban juga tadi sempat teriak minta tolong-tolong, tapi tidak ada yang menolong," kata Yoyok, saat di lokasi kejadian.
Lebih lanjut Yoyok menjelaskan, korban merupakan peziarah makam, yang hampir setiap malam Jumat, sering datang ke makam untuk berziarah. Korban pun, diduga meninggal pada waktu subuh.
"Ya, korban biasanya ke sini setiap malam Kamis, ya untuk nyekar. Meninggalnya itu pas subuh. Tau-tau orangnya sudah meninggal," terangnya
Sementara itu di lokasi yang sama, Kepala Desa Mancilan Atim Riduwan membenarkan adanya salah satu peziarah makam Mbah Sayyid Sulaiman yang meninggal di teras Musala. Setelah kita cek identitas korban, diketahui jika yang meninggal ini merupakan warga Surabaya.
"Kami dapat informasi sekitar jam 5.30 WIB, ada peziarah yang meninggal, di musala. Kemudian kita lihat KTP korban ini berdomisili Surabaya. Dan menurut keterangan pengurus musala, kematiannya sekitar jam 4.00 WIB pagi," jelasnya
Diakui Kades, korban memang sering melakukan ziarah ke makam Mbah Sayyid Sulaiman pada malam Jumat. Kades menduga jika kematian peziarah ini diakibatkan oleh riwayat penyakit yang korban derita sejak lama.
"Mungkin dari faktor cuaca atau dari faktor riwayat penyakit. Sehingga pas pagi tadi itu korban meninggal, yang jelas kematiannya ini wajar-wajar saja," kata Atim Riduwan.
Usai memeriksa identitas korban, Kades mengaku menemukan nomor handphone milik anak korban. Dimana anak korban merupakan salah satu santri dari Pondok Pesantren Rejoso Peterongan Jombang.
"Anaknya kita hubungi selanjutnya terus keduanya datang ke lokasi, karena anaknya ini mondok di Darul Ulum," pungkas Atim Riduwan.
Kini jenazah warga Surabaya itu dibawa ke RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung Jombang, oleh pihak keluarga.(jang)
Komentar

Tampilkan

Terkini