INFO TERKINI

...


Serunya gelaran Pick Up Samsung Galaxy Note 10|10+ Kamis (22/8) di halaman Topsell Bhayangkara Jalan Bhayangkara Kota Mojokerto. Pecinta Samsung Galaxy yang hadir pada gelaran itu tampak memadati panggun.
Menurut Yudha Humas Topsell menuturkan jika gelaran Pick Up Samsung Galaxy Note 10|10+ untuk memperkenalkan produk Samsung Galaxy terbaru.
” Hiburan, doorprize kita sajikan untuk pelanggan setia Topsell. Tak hanya itu, pelanggan setia sudah ada beberapa yang Pre Order Samsung Galaxy Note 10|10+,” jelasnya.
  Hiburan Live Music, snack dan juga ada hadiah Menarik. Acara Pick Up Samsung Galaxy bisa sukses seperti kemarin malam karena pelanggan setia Topsell yang sudah Pre Order Samsung Galaxy Note 10|10+ di Toko Topsell Maupun di SEP TOPSELL dan Team Event Topsell Group.(rey/lintasmojo)





  • ...


    Begini kondisi jalur padat jalan empunala dan Gajah Mada kota mojokerto, banyak lubang yang ditinggalkan pekerja proyek pipa gas. Seperti terlihat lubang yang ditandai oleh warga Empunala, Jumat (23/8).
    Banyak lubang dengan kedalaman setengah meter tersebut sangat membahayakan pengendara yang melintas. Bahkan tak ada tanda peringatan.
    Menurut warga jalan Empunala, Imam mengatakan jika tidak diberi tanda bisa-bisa pengendara terperosok.
    " Iya beberapa waktu lalu ada yang terprosok ataupun terpereset lantaran banyak pasir dan batu yang tersisa saat pengerjaan proyek," jelasnya.
    Masih kata Imam, pengerjaan proyek sudah hampir satu minggu, tapi kok belum dikembalikan ke posisi semula, atau diaspal kembali.
    Terpisah, KBO Satlantas Polresta Mojokerto mengatakan jika pihaknya bakal berkoordinasi dengan pihak terkait melihat kondisi seperti itu sangat membahayakan pengendara.
    " Kita bakal panggil pihak-pihak terkait proyek pipa gas tersebut. Agar masyarakat tetap aman saat melintas di jalan tersebut dan yang utama jadwal pengaspalan," paparnya.(rey/lintasmojo)




  • ...


    Meriahnya lomba agustusan di kantor Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Jumat (23/8). Peringatan HUT kemerdekaan RI yang ke 74 tahun itu, banyak jenis lomba yang diikuti seleruh pegawai di jalan benteng pancasila itu.
    Lomba yang digelar diantaranya sepak bola contong, ngunduh tempeh, makan krupuk hingga pindah tepung.
    Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto Amin Wachid menuturkan kegiatan lomba ini kita gelar hari ini karena kebetulan juga ada waktu senggang.
    " Semangat peserta lomba kali ini sangat antusias, meriah, guyub dan mempererat rasa nasionalime," jelasnya.
    Sementara itu, di kantor Satpol PP jalan Bhayangkara Kota Mojokerto juga menggelar lomba-lomba yang diikuti seluruh pegawai hingga istri.
    Banyak lomba yang digelar pagi ini, seperti makan krupuk, kepruk air hingga balap karung.
    Menurut Heryana Dodik Kepala Satpol PP menuturkan jika gelaran ini untuk lebih meningkatkan rasa kekeluargaan antar pegawai.
    " Kita manfaatkan momen yang meriah ini menumbuhkan semangat dalam komunikasi antar bidang, kompak dan penuh kekeluargaan," tambahnya.(rey/lintasmojo)
    Berikut ini videonya




  • ...


    Begini kondisi depan papan kantor walikota mojokerto, banyak sampah yang dibiarkan tertinggal. Sampah plastik makanan ringan dan bungkus pentol banyak dijumpai.
    Maklum saja, jika pada malam hari banyak masyrakat yang duduk-duduk di depan papan tersebut. Bagi yona warga meri saat melihat kondisi seperti ini sangat memprihatinkan.
    " Padahal kantor walikota, harusnya bersih dan indah. Kok masih dijumpai sampah," jelasnya.(rey/lintasmojo)
    ...

     
    Puluhan atlet berbagai cabang olah raga yang tergabung dalam Komite Olah Raga Nasional (KONI), meengelar demo di depan Kantor Pemerintah Kota Mojokerto Jalan Gajah Mada No 149, Kota Mojokerto. Kamis, (22/9). Dengan pengawalan ketat dari Polresta mojokerto dan Satpol PP Kota Mojokerto.
    Dalam orasinya, mereka menuntut perhatian kepada para pejabat pemerintah kota dan wakil rakyat terkait anggaran KONI yang tidak ada pada tahun 2019 ini.
    Menurut Santoso, selaku Ketua KONI dalam orasinya, meminta perhatian dari pemkot, dan anggota dewan untuk lebih memperhatikan atlet yang berjuang mengharumkan Kota Mojokerto di bidang Olah Raga.
    "Porprov kemarin atlit berangkat dengan pembiayaan sendiri, dan tidak ada satupun anggota Pemerintah Kota yang ikut mendampingi bahkan membiayai," ungkapnya.
    masih kata Santoso, olah raga ini bisa maju dan jika tidak ada anggaran dan campur tangan pemerintah baik dalam bentuk perhatian dan pendanaan.
    Usai melakukan orasi di depan Kantor Pemerintah Kota Mojokerto perwakilan pendemo menemui anggota eksekutif dan legislatif di ruang Nusantara. Nampak Wakil Walikota, Kepala Disporabudpar, Bagian Pemerintahan dan anggota DPRD Kota Mojokerto, untuk mediasi.(rey/lintasmojo)




    Author Name

    Contact Form

    Name

    Email *

    Message *

    Powered by Blogger.