INFO TERKINI

...



Murid-murid RA Darul Ulum Desa Ngabar Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto sebanyak 21 murid dan 4 pembimbing mengunjungi kegiatan open house yang digelar Polsek Jetis Polres Mojokerto Kota, Kamis (27/2).
Dalam Open House, mereka diperkenalkan lingkungan Mapolsek Jetis, ruang disetiap satuan fungsional. Yakni satuan lalu lintas, reskrim, intel dan ruang kapolsek.
 Menurut Kompol Subiyanto, Kapolsek Jetis menuturkan jika pihaknya menggelar open house agar anak-anak usia dini bisa mengenal fungsi dan tugas polisi. Dan juga memberikan wawasan yakni polisi adalah sahabat anak.
" Juga kita gelar Permainan dan pengenalan rambu-rambu lalu lintas, hingga diajak keliling Desa dengan kendaraan Dinas yang dipakai bertugas anggota," tuturnya.(rey/lintasmojo)





...


Peringati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2020, PWI Mojokerto Raya bersama Polres Mojokerto Kota menggelar bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi awak media, di klinik Polres Mojokerto kota, kamis (27/2).
Sebanyak 24 awak media yang melakukan pemeriksaan kesehatanya, meliputi cek kesehatan jantung, kolesterol, gula darah, asam urat dan lain sebagainya

Menurut Ketua PWI Mojokerto Raya, Eko Diak Purwoto, dengan mengecek tekanan darahnya. Wartawan yang bertubuh subur ini tampak antusia saat dilakukan pemeriksaan atau pengecekan kesehatannya.
“ Alhamndulillah untuk semuanya normal, tidak ada penyakit apapun dan dinyatakan sehat, ” kata dyak usai melakukan tes kesehatan.
Sementara itu, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Bogiek Sugiyarto SH SIK MH mengatakan, bahwa wartawan dalam bekerja harus selalu dalam kondisi sehat, karena dalam melaksanakan tugasnya tak kenal waktu.
” Wartawan harus sehat, kerja mereka tak kenal waktu, bahkan melebihi kerjanya Satuan Reskrim, jadi harus senantiasa dipastikan sehat, ” kata Bogiek.(rey/Lintasmojo)
...


Nduren Bareng Lagi kembali manjakan lidah pengunjung Sunrise Mall di Alfresco Sunrise Mall yang gemar makan durian. Dan digelar dari hari ini Kamis, (27/2) hingga tanggal 1 Maret 2020 mendatang.
Tak hanya stand durian, melainkan juga stand-stand beberapa macam kuliner. Menurut Andiyanto Vino, Chief Marketing Officer Sunrise Mall Mojokerto menuturkan jika pihaknya menghadirkan Durian dari berbagai kota dan lebih banyak dari Nduren Bareng Lagi sebelumnya.
" Kali ini ada perbedaan konsep di acara sebelumnya. Selain varian durian juga ada kuliner dari berbagai menu makanan yang ada di Kota Mojokerto. Dari nasi goreng hingga kopi tersedia," paparnya.
Nduren Bareng Lagi resmi dibuka sore hari ini, Kamis (27/2). Dan bakal dimeriahkan musik akustik, menambah kemeriahan dan menghibur pengunjung sambil menikmati durian maupun kulinernya.(rey/lintasmojo)
...


Penemuan Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan di sungai/jembatan Gumul di petak 31 D RPH Kemlagi, Kec. Kemlagi, Kab. Mojokerto pada Kamis (30/1) akhirnya terungkap. 
Kapolresta Mojokerto AKBP Bogiek Sugiyarto, SH SIK MH dengan di dampingi Kasat Reskrim AKP Ade Waroka, SH  dan Kasubbag humas Iptu Sukatmanto, saat pers rilis menerangkan mayat yang ditemukan tersebut Ardio Wiliam Oktavianto (Lk) , 13, Pelajar SDN 1 Dungus Kelas IV  Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto adalah korban pembunuhan.
Pada Hari Minggu tanggal 23 Februari 2020  (24 hari setelah kejadian) Tim Reserse Kriminal Polresta Mojokerto melakukan penangkapan  di duga  pelaku pembunuhan yakni TRIS  (19) th dan  an. IMAM  (17) th, yang merupakan Kakak beradik  di rumahnya Desa Ketemas dungus, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, merupakan masih satu kampung dengan korban.
" Kedua tersangka mengaku melakukan kekerasan hingga meninggal dunia  karena Dendam setelah mendapat laporan dari adiknya inisial (SS) yang merupakan teman satu kelas sekolah dengan korban sewaktu pulang sekolah di pukul oleh korban," jelas AKBP Bogiek Sugiyarto SH SIK MH.
Motifnya tidak terima atas perlakukan Korban terhadap adiknya, akirnya kedua tersangka berusaha mencari korban, Rabu (29/02) sekira jam 20.00 wib setelah ketemu langsung korban di ajak naik sepeda motor berboncengan tiga menuju Jalan Raya Kawasan Hutan Kemlagi.
Sesampainya di Jembatan Gumul kawasan Hutan Jati Kemlagi sekira jam 23.00 wib, korban turun dari sepeda langsung di pukuli dan di cekik selanjutnya di pegang kepalanya dan di benturkan ke Pagar Jembatan hingga korban tidak bergerak, selanjutnya tersangka mengambil potongan kayu/bambu sebesar jari yang ada di sekitar lokasi dan di tusukan ke Dubur korban, selanjutnya korban di jatuhkan dari atas jembatan ke bawah sungai, setelah itu ke dua tersangka meninggalkan Tempat. 
“ Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua tersangka di persangkakan melakukan tindak pidana  Pembunuhan dan atau kekerasan terhadap Anak yang mengakibatkan Korban Meninggal Dunia, Sebagiamana dimaksud dalam Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 80 Ayat (3) Jo Pasal 76 C UU RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas UU RI Nomor23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak”  Ungkap Kapolresta Bogiek Sugiyarto
(Rey/lintasmojo)




...

 
Dinas Pendidikan Kota Mojokerto keluarkan surat tentang upaya pencegahan penculikan yang tertuang dalam surat edaran Nomor: P.420/564/417.301/2020 dan dikirimkan kepada kepala TK Negeri/Swasta, Kepala SD Negeri/Swasta dan Kepala SMP Negeri/Swasta di Kota Mojokerto, Senin (24/2).

Menurut Amin Wachid Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto,  surat edaran tersebut karena maraknya pemberitaan di medsos terkait isu penculikan terhadap anak di lingkungan sekolah. Waktu pulang sekolah maupun masih jam sekolah, dihimbau pihak sekolah tetap waspada.

” Diharapkan pihak sekolah  mengambil langkah antisipatif, seperti meningkatkan kewaspadaan mengenal orang tua atau wali murid atau anggota keluarga yang biasa menjemput. Jika bukan orang yang biasanya menjemput pastikan untuk menghubungi pihak keluarga,” imbuhnya.

Tak hanya sampai disitu, Amin Wachid mengharapkan juga kewaspadaannya saat jam istirahat sekolah.  Saat membeli makanan diluar sekolah atau dengan alasan apapun. Juga keberadaan kantin yang ada didalam sekolah, hendaknya menyediakan makanan yang lebih higienis atau variatif agar siswa tak membeli makanan diluar.

” Memberikan arahan kepada wali murid untuk ikut menjaga maupun mengawasi jika ada orang asing saat mengantar maupun menjemput. Dan adanya kegiatan rutin petemuan antara pihak sekolah dengan wali murid sehingga terjalin komunikasi, juga memanfaatkan waktu pertemuan untuk mengumumkan perkembangan akademik maupun non akademik siswa,” pungkasnya.(rey/lintasmojo)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
close