-->

Perkuat Benteng Moral Generasi Muda, BNN dan Kememdikdasmen Integrasikan Kurikulum Anti Narkoba

12 Februari 2026, 7:53:00 PM WIB Last Updated 2026-02-12T12:53:31Z

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) meluncurkan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) sebagai bagian dari penguatan Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba (ANANDA BERSINAR). 

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (12/2) di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Jawa Timur ini diikuti oleh sekitar 650 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah pusat dan daerah, satuan pendidikan, serta pemangku kepentingan terkait. 

Rangkaian kegiatan ini meliputi peluncuran Integrasi Kurikulum Anti Narkoba serta pemberian penghargaan P4GN kepada kepala daerah dan insan pendidikan yang berkontribusi aktif dalam upaya pencegahan narkoba.
Peluncuran IKAN merupakan bentuk penegasan komitmen BNN RI dalam memperkuat pencegahan narkoba melalui jalur pendidikan dengan mengintegrasikan materi anti narkoba ke dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler tanpa menambah mata pelajaran baru.

Pendekatan pencegahan melalui IKAN diharapkan mampu membentuk karakter, pengetahuan, dan ketahanan diri para peserta didik sejak usia dini. Melalui kegiatan ini, BNN RI mendorong sinergi lintas sektor agar implementasi Integrasi Kurikulum Anti Narkoba berjalan konsisten dan berkelanjutan sebagai bagian dari Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak (Ananda Bersinar).

BNN RI berharap Integrasi Kurikulum Anti Narkoba dapat diimplementasikan secara luas dan konsisten di seluruh satuan pendidikan. Langkah ini dinilai strategis untuk membangun kesadaran, sikap, dan ketahanan generasi muda terhadap bahaya narkoba, sekaligus memperkuat upaya pencegahan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.(*)
Komentar

Tampilkan

Terkini