-->
  • Jelajahi

    Copyright © Berita Mojokerto dan Sekitarnya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Puluhan Rumah Diterjang Puting Beliung di Kecamatan Sumobito.

    14 Desember 2020, 4:20:00 PM WIB Last Updated 2020-12-14T09:20:00Z

    Angin puting beliung menerjang puluhan rumah warga di Dusun Kwadungan, Desa Badas, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, pada Minggu (13/12) sore kemarin. Akibatnya, sekitar tujuh rumah alami kerusakan ringan dan tiga rumah rusak sedang pada bagian atapnya.
    Data yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, saat hujan melanda wilayahnya dan tiba-tiba datang angin kencang yang langsung menyapu bagian atap rumah warga.
    "Saat itu sedang hujan rintik-rintik, tiba-tiba ada angin puting beliung dan menyapu atap rumah warga hingga terbang kerumah warga yang lain," kata Supandji, Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat.
    Sementara, peristiwa itu dilaporkan ke BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Jombang, pada Senin (14/12) pukul 09.00 WIB.
    "Kami baru mendapatkan laporan pagi tadi. Dan dari hasil pendataan, rumah terdampak angin kencang ada 10 unit," kata Kasi Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kabupaten Jombang, Gunadi, Senin siang.
    Lebih lanjut Gunadi menjelaskan, jika kerusakan rumah warga mulai ringan sampai sedang. Rata-rata atapnya tersingkap hingga runtuh (ambruk) ke tanah. Sedangkan sembilan rumah lainnya, kata dia, mengalami kerusakan ringan dan semuanya sudah dikerjakan dengan kerja bakti warga, perangkat setempat dan relawan.
    "Dari 10 unit rumah terdampak, 1 rumah rusak sedang dan sudah diperbaiki dengan cara gotong royong karena kerusakan dipicu akibat kejatuhan teras tetangganya. Dan rumah lainnya rusak ringan," terangnya.
    Sementara rumah yang mengalami kerusakan sedang adalah milik Kastari. Rumahnya rusak karena kejatuhan teras dari rumah milik Imam.
    "Kalau kerusakan yang ringan lainnya milik Khoirul Sholeh dan Nurkotip. Semuanya warga RT 1 RW 2," jelas Gunadi.
    Belum diketahui secara pasti total kerugian akibat bencana alam di musim hujan tersebut. Warga bersama perangkat setempat dan tim relawan saat ini tengah bergotong royong memperbaiki kerusakannya. (Jang)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini