-->

Pencurian Terjadi di SDN Kedungpapar, 10 Peralatan Elektronik Dibawa Kabur

18 April 2021, 2:48:00 PM WIB Last Updated 2021-04-18T07:48:59Z

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kedungpapar, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, dibobol kawanan pencuri. Dalam aksinya, pelaku berhasil membawa kabur 10 peralatan elektronik dan uang tunai Rp 1 juta.
Peristiwa itu pertamakali diketahui oleh seorang penjaga sekolah pada Sabtu pagi (17/4). Diduga kuat, pelaku beraksi pada Sabtu dini hari saat keadaan sekitar sepi.
Menurut Kepala Sekolah SDN Kedungpapar, Sawijiah Puji Lestari (57), dirinya mengetahui ada pencurian di sekolahnya pada pagi hari, setelah mendapat telepon dari penjaga sekolah  yang akan membuka ruang kelas dan kantor untuk dibersihkan dan melihat ruangan kantor dalam keadaan berantakan. Kemudian, dirinya berangkat menuju sekolah.
"Saya lihat memang lemari sudah dalam keadaan terbuka," kata Puji Lestari, Minggu (18/4) pagi.
Kemudian puji mengeceknya, diduga pencuri masuknya bukan lewat kantor, tapi dari kelas yang ada disebelah. Lewat pintu belakang dengan cara membobol jendela, kemudian masuk lewat kelas dan dari kelas itu masuk lewat pintu yang berbatasan dengan kantor.
"Disitu kan ada pintu yang berbatasan dengan kantor, itu gemboknya dirusak sehingga bebas masuk ke kantor," terangnya.
Dia mengungkapkan, sejumlah barang berharga yang dicuri di antaranya dua unit CPU komputer dengan LCD-nya, tiga unit laptop, 2 buah LCD proyektor, televisi 14 inci, dua unit mic wireless dan uang tunai Rp 1 juta, yang disimpan dalam laci meja.
"Untuk total kerugian akibat pencurian ini sekitar Rp 47, 937 juta," pungkas Puji Lestari.
Setelah kejadian tersebut, Puji Lestari langsung melaporkannya ke Polsek Sumobito dan Dinas Pendidikan Kabupaten setempat. Puji berharap laporan tersebut untuk ditindak lanjuti agar pencurian tidak terulang kembali.
Terpisah Kapolsek Sumobito, AKP M Amin, membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia mengatakan anggota telah melakukan olah kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi.
"Anggota telah mendatangi sekolah untuk olah TKP. Kasus pencurian masih dalam proses penyelidikan," kata Amin. (Jang)
Komentar

Tampilkan

Terkini