-->
  • Jelajahi

    Copyright © Berita Mojokerto dan Sekitarnya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Polisi Grebek Dua Karyawan Hotel di Mojoagung Usai Pesta Sabu

    17 November 2020, 9:14:00 PM WIB Last Updated 2020-11-17T14:14:28Z

    Dua orang karyawan salah satu hotel yang berada di Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, berhasil diringkus pihak kepolisian. Keduanya, ditangkap usai melakukan pesta narkoba.
    Kasatresnarkoba Polres Jombang AKP Mochamad Mukid mengatakan, penangkapan kedua tersangka berinisial FR (25) dan AG (25), warga Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, berawal dari informasi yang diberikan masyarakat, jika adanya pesta sabu di sebuah hotel di wilayah perbatasan Jombang-Mojokerto.
    Mendapati laporan, anggota dari Satresnarkoba Polres Jombang, segera bergerak ke lokasi yang dimaksud untuk melakukan pengintaian. Setelah dirasa benar informasi tersebut, petugas kepolisian langsung menggerebek dan melakukan penangkapan, pada Selasa (17/11) sekitar pukul 02.00 WIB.
    "Pelaku ditangkap Selasa dinihari setelah melakukan pesta sabu. Keduanya merupakan karyawan salah satu hotel di Mojoagung," kata AKP Mukid, Selasa (17/11) 14.30 WIB.
    Dari penangkapan itu, polisi langsung melakukan penggeledahan di lokasi hotel siang tadi. Dari penggeledahan di lokasi, petugas dari Satresnarkoba Polres Jombang berhasil menemukan sebuah alat isap sabu atau bong yang sempat disembunyikan di gudang, usai pelaku mengkonsumsi sabu.
    "Hari ini kita lakukan penggeledahan di hotel. Terbukti, saat kita lakukan pencarian bersama tersangka ditemukan dua paket sabu dan perangkat alatnya," terangnya.
    Lebih lanjut Mukid menjelaskan, dua karyawan hotel itu selama ini terbilang cukup rapi, cerdik hingga nyaris tak terendus aparat kepolisian, karena sudah satu tahun berada dalam jeratan narkotika. FR merupakan pengguna sekaligus pengedar. Sedangkan AG pengguna aktif. 
    Mengingat lokasi hotel yang berada di wilayah perbatasan, ia pun menduga mereka jaringan antar provinsi. Namun, semua masih perlu didalami lebih lanjut.
    "Ada indikasi jaringan luar kota, nanti kita dalami lagi, kemungkinan juga antar propinsi dan antar kota," pungkas AKP Mochamad Mukid. (JANG)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini