...



Banyak rambu-rambu penunjuk arah dan rambu peringatan yang tampak tertutup pohon. Seperti di Jalan PB Sudirman, Jalan A Yani, Jalan Majapahit dan Jalan Bhayangkara Kota Mojokerto.
Kerapkali dengan kondisi itu membuat pengendara dibuat bingung. Apalagi tanda di larang parkir banyak dijumpai tak tampak atau tak terlihat sehingga banyak pelanggaran.  Untuk pihak terkait dari lalu lintas, dishub maupun  DLH Kota Mojokerto belum adanya tindakan yang signifikan.
Menurut Kepala DLH Kota Mojokerto, Ikromul Yasack, pihaknya bakal membersihkan dahan yang menghalangi pandangan pengendara.
" kita bakal bersihkan bertahap dan pastinya nanti diseluruh wilayah Kota kita kepras dan saat ini kita fokus di pohon yang sudah tua untuk ditebang," jelasnya.
Tim reaksi cepat DLH terus keliling memonitor dan menebang pohon untuk antisipasi pohon tumbang atau roboh. Dan juga nanti kita juga kepras pohon yang menghalangi tanda rambu tersebut.
Sementara itu, dengan kondisi rambu tertutup dahan pohon membuat orang nomor satu di Satlantas Polresta Mojokerto, AKP Marita Dyah Anggraini SIK bakal mendata titik-titik keberadaan rambu yang terhalang dahan pohon.
" Kita bakal koordinasi secepatnya dengan pihak terkait, yakni DLH dan Dishub agar segera dicarikan solusi yakni membuat rambu-rambu bisa terlihat kembali," pesanya saat dihubungi lewat WA.(rey/lintasmojo)




Banyak rambu-rambu penunjuk arah dan rambu peringatan yang tampak tertutup pohon. Seperti di jalan PB Sudirman, jalan A Yani, Jalan Majapahit dan jalan Bhayangkara Kota Mojokerto.

Label:

Post a Comment

Mari bijak dalam berkomentar, Jangan menyinggung SARA, Jangan melakukan komentar spam atau promosi, trims

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
close