...


Apel gelar pasukan kesiapan pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden RI, Jumat (18/10) Pagi tadi langsung dipimpin Kapolresta Mojokerto AKBP Bogiek Sugiyarto SH SIK MH di Halaman Mapolresta dihadiri Forpimda dan seluruh peserta apel.

Berikut Kapolresta membacakan sambutan langsung dari kapolda Jawa Timur:
Assalamu‘alaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera bagi kita sekalian.
Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa atas segala rachmat dan hidayahnya sehingga kita masih mendapat kekuatan lahir dan batin untuk bersama-sama hadir di tempat ini.
Hadirin yang berbahagia,
Pada tanggal 17 April 2019 yang lalu kita telah bersama-sama mengikuti dan mengamankan pesta Demokrasi Nasional dalam bentuk pemilu baik untuk memilih anggota Dewan (DPR RI, DPRD PROV, DPRD KAB/KOTA DAN DPD) maupun Presiden dan Wakil Presiden periode 2019 s/d 2024 yang berjalan aman, tertib dan lancar, walaupun terdapat permasalahan Kamtibmas namun hal tersebut bisa di atasi secara cepat dan tepat sehingga tidak menimbulkan GUANTIBMAS yang dapat mengganggu pelaksanaan pemilu.
Kita ketahui bersama bahwa konstestasi pemilu tahun 2019 (Pilpres dan Pileg) Di wilayah Jatim telah di laksanakan, dimana secara nasional kondisi Kamtibmas khususnya di Ibu Kota Jakarta mengalami peningkatan eskalasi sebagai akibat konflik komunal antar pendukung Capres/Cawapres, namun untuk wilayah Jawa Timur kondisi Kamtibmas relatif kondusif, hal ini adalah merupakan hasil kerja keras dari segenap komponen yang punya satu komitmen untuk bersama - sama menjaga keamanan dan ketertiban dengan slogan jogo Jawa Timur dan atas ridho Tuhan yang Maha Esa, karena tanpa ridho nya usah kita tidak berarti apa - apa maka kita patut bersyukur kehadiratnya.
Saudara - saudara sekalian, hasil dari pelaksanaan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden telah di tetapkan Bpk. Ir. H. Joko Widodo sebagai Presiden RI dan Bpk. Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin sebagai Wakil Presiden RI periode 2019 SD 2024 oleh KPU pada tanggal 30 juni 2019.
Ekses dari terpilihnya calon Presiden dan Wakil presiden yang definitif di perkirakan akan terjadi rasa puas dan rasa tidak puas bagi para pendukungnya, apabila hal ini terjadi maka kondisi yang demikian akan menjadi rawan karena muncul pertentangan dari kedua belah kubu dengan berbagai macam alasan, sehingga kita dapat memunculkan ancaman faktual yang dapat merugikan terhadap kesatuan dan persatuan bangsa.
Peserta apel yang saya banggakan, Saat ini tahapan pemilu 2019 akan memasuki tahap akhir yaitu pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019 s/d 2024 yang akan di laksanakan tanggal 20 Oktober 2019 bertempat di gedung MPR/DPR RI. Menjelang pelantikan dan pengambilan sumpah janji Presiden dan Wakil Presiden RI situasi Kamtibmas di Ibu Kota mengalami peningkatan eskalasi, hal ini terjadi mulai sejak menjelang pelantikan anggota DPR RI berupa aksi unjuk rasa yang di laksanakan oleh elemen Mahasiswa san Masyarakat dengan tuntutan antara lain penolakan terhadap revisi UU KPK, RUU KUHP, RUU Ketanag kerjaan serta RUU lainnya yang si anggap tidak mengakomodir aspirasi masyarakat.
Situasi Kamtibmas tersebut tidak menutup kemungkinan akan berlanjut pada pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI dimana momen tersebut akan di manfaat kan oleh pihak tertentu khususnya pihak Oposisi dan pihak lain yang bertentangan dengan pemerintah baik dari elemen Mahasiswa, Eks HTI, Alumni 212, dan simpatisan Parpol. Menyikapi perkembangan Kamtibmas tersebut maka Polda Jatim bersama TNI dan unsur Instansi lainnya akan melaksanakan kegiatan pengamanan imbangan di wilayah Jawa Timur karena tidak menutp kemungkinan perkembangan situasi Kamtibmas menjelang pelantikan tersebut akan berimbas terhadap kondisi Kamtibmas di wilayah Jawa Timur yang hingga saat ini sudah berlangsung secara kondusif.
Hadirin peserta apel yang saya hormati, tujuan dilaksanakan Apel Gelar Pasukan ini adalah untuk mengetahui kesiapan kita bersama dalam rangka kegiatan pengamanan imbangan pelantikan Presiden dan wakil Presiden RI sehingga di harapkan proses pelaksanaan pelantikan tersebut berjalan dengan aman dan lancar serta kondisi Jawa Timur tetap kondusif.
Sebelum saya mengakhiri sambutan ini, saya sampaikan beberapa penekanan, sbb:
1. Tingkatkan giay deteksi dini dan aksi terhadap seluruh perkembangan kerawanan di wilayah Jawa Timur guna mensinyalir terjadinya GUANTIBMAS menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI.
2. Laksanakan giata penggalangan dan pembinaan terhadap masyarakat dengan cara persuasif edukatif supaya masyarakat tidak mudah terpancing terhadap semua ajakan yang bersifat profokatif.
3. Lakukan kordinasi secara intens dengan Stake Holder di wilayah masing-masing guna mengakomodir tuntutan dari masyarakat sehingga terciptanya dan terjamin situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Jawa Timur.
4. Libatkan pasukan Polwan/Tim Asmaul Husna dan Tim Negosiator agar lebih berperan secara optimal untuk mencegah timbulnya aksi anrkis.
5. Berikan APP secara Intens kepada personil yang akan melaksanakan pengamanan agar selalu berpedoman pada Protap yang sudah ada serta jangan over acting yang dapat menimbulkan tindakan kontra produktif.
6. Laksanakan tugas secara optimal dan segera laporkan setiap perkembangan situasi agar secara cepat dan tepat dapat di tanggulangi supaya tidak menjadi gangguan Kamtibmas selama proses pelantikan berlangsung.(rey/lintasmojo)





Apel gelar pasukan kesiapan pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden RI, Jumat (18/10) Pagi tadi langsung dipimpin Kapolresta Mojokerto AKBP Bogiek Sugiyarto SH SIK MH di Halaman Mapolresta dihadiri Forpimda dan seluruh peserta apel.

Label:

Post a Comment

Mari bijak dalam berkomentar, Jangan menyinggung SARA, Jangan melakukan komentar spam atau promosi, trims

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
close