-->

Dukung Sektor Pariwisata, PLN Beri 4 Unit Kapal Wisata Bahari Kota Mojokerto

30 Desember 2021, 10:55:00 PM WIB Last Updated 2021-12-30T15:55:25Z

Mojokerto – PT PLN (Persero) melalui PLN Peduli hadir mendukung sektor Pariwisata sebagai wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan. Bertempat di Gudang Aset Pemerintah Kota Mojokerto, Kec. Prajurit Kulon Kota Mojokerto,  PT PLN (Persero) UP3 Mojokerto serahkan bantuan berupa 4 Unit Kapal Wisata kepada Pemerintah Kota Mojokerto, Kamis (30/12). 
Bantuan diserahkan langsung oleh Manager PLN UP3 Mojokerto, Puguh Prijandoko didampingi Manager Bagian Keuangan dan Umum, Widi Umaryanto kepada Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari. Dan didampingi oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kota Mojokerto, Agung Moeljono.
“ kapal ini sebagai wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan dari PLN kepada Pemerintah Kota Mojokerto dalam mendukung percepatan program pembangunan Wisata Bahari Majapahit di Kota Mojokerto, harapan kami dengan sinergitas ini dapat terjalin kerjasama dan komunikasi yang baik antara PLN dengan Pemkot Mojokerto, PLN siap membantu terutama dalam menyuplai tenaga listrik ke lokasi wisata.” papar Manager UP3 Mojokerto.
Walikota Mojokerto memaparkan bahwa penyerahan bantuan ini sebagai bentuk sinergitas untuk mendukung program percepatan kawasan ekonomi Jawa Timur yang telah ditetapkan dalam Perpres no. 80 tahun 2019, dimana alokasi untuk Mojokerto mendapatkan 1 program untuk pembangunan wisata yang berhubungan dengan kawasan strategis pariwisata nasional Majapahit di Trowulan, Mojokerto. Sebagai sarana pendukung dari kawasan pariwisata tersebut, Pemkot Mojokerto memberi nama Wisata Bahari Majapahit di Kota Mojokerto. Dengan memanfaatkan salah satu potensi Sumber Daya Alam yaitu aliran sungai di sekitar jembatan Rejoto, kec. Pulorejo kota Mojokerto.
“Alhamdulillah hari ini kami menerima 4 unit kapal dari PLN yang akan diujicobakan pada tahun 2022 untuk kegiatan wisata event Pemkot Mojokerto yaitu Mojotirto Festival yang bertepatan pada peringatan hari air sedunia, sekaligus sebagai budaya pelestarian lingkungan karena Sumber Daya Air di Mojokerto melimpah dan harus dijaga bersama.” Jelas Walikota Mojokerto.
Komentar

Tampilkan

Terkini