-->

Tabrakan Dengan Mobil Pikap di Mojoagung, Pemotor Tewas Seketika

25 Juni 2021, 6:00:00 PM WIB Last Updated 2021-06-25T11:00:43Z

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dengan mobil pikap terjadi di Jalan Raya Desa Janti, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jumat (25/06/2021) pagi. Akibatnya, pengendara motor mengalami luka dan meninggal seketika dilokasi kejadian.
Kasatlantas Polres Jombang AKP Rudi Purwanto, melalui Kanit Lakalantas Polres Jombang Iptu Sulaiman mengatakan, peristiwa kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, bermula ketika Suhartono (19) pemuda asal Mojoduwur Kidul, Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Jombang mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol S-6234-OE sendirian, berjalan dari arah Utara keselatan.
"Saat mendekati lokasi kejadian, di jalan menikung, diduga pengendara motor haluannya terlalu kekanan," kata Iptu Sulaiman.
Naas, pada saat bersamaan dari arah berlawanan datang mobil Suzuki pikap nopol L-8483-AK, dikemudikan Ramali (22) warga Dusun Gelam, Desa Gelam, Kecamatan Tambak, Gresik yang berjalan dari arah selatan keutara. Sehingga kedua kendaraan pun bertabrakan yang mengakibatkan pengendara motor terpental hingga terkapar ditengah jalan dan mengalami luka.
"Pengendara motor mengalami luka dan meninggal dunia di TKP. Pengemudi mobil selamat dan tidak mengalami luka," terang Sulaiman.
Lebih lanjut Sulaiman menambahkan, peristiwa kecelakaan ini ditangani unit Laka Satlantas Polres Jombang dibantu anggota lalu lintas Polsek Mojoagung. Petugas yang berada di lokasi langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi mata, untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. Selain itu, sepeda motor dan mobil pikap dievakuasi dari tempat kejadian.
"Kami sudah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi. Hingga saat ini, kami masih melakukan penyidikan guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini. Untuk sepeda motor dan mobil pikap yang terlibat kecelakaan sudah kita amankan di Satlantas,” pungkas Iptu Sulaiman. (jang)
Komentar

Tampilkan

Terkini