-->

Ini Motif Janda yang Tewas di Warung Miliknya

20 Desember 2020, 11:04:00 PM WIB Last Updated 2020-12-20T16:04:23Z

Pemilik warung di Dusun Baudan, Desa Wuluh, Kecamatan Kesamben, Jombang Waras (53), diduga menjadi korban pembunuhan dan perampokan, saat perhiasan yang biasa dipakai korban lenyap. Selain itu, pada bagian kepala korban juga terdapat luka pukulan benda tumpul, Minggu (20/12). 
Sebelum dihabisi pelaku merampas perhiasan milik janda. “Biasanya korban memakai perhiasan emas, yaitu gelang dan kalung. Namun saat ditemukan perhiasan tersebut sudah tidak ada,” ujar UN,  tetangga korban saat berada di lokasi.
Kapolsek Kesamben AKP Slamet Hariyana membenarkan bahwa terdapat luka di bagian kepala korban. Namun demikian, Slamet belum berani memastikan apakah pemilik warung di tepi jalan itu merupakan korban perampokan dan pembunuhan
“Kita baru mengumpulkan data di lokasi. Untuk mengetahui penyebab kematian korban, kita masih melakukan otopsi. Sedangkan soal perhiasan, kita kroscek dulu ke pihak keluarga.,” ujar Slamet saat di tkp .
Sekitar pukul 19.15 WIB, tim dari Polres Jombang mendatangi lokasi. Petugas kemudian melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Mayat kemudian dimasukkan kedalam kantung  jenazah dan dibawa ke kamar jenazah RSUD Kabupaten Jombang.
Sebelumnya, warga Dusun Baudan, Desa Wuluh, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang,digegerkan atas kejadian di duga pembunuhan salah satu pemilik warung kopi  Minggu (20/12) sekitar pukul 16.00 WIB.
Pemilik warung bernama Waras (53) yang sudah tewas. 
Tubuh janda ini kaku di atas ranjang di dalam warung dengan menggunakan celana coklat, baju warna krem, dan memakai jilbab. Kematian janda anak satu ini belum di ketahui, namun di bagian kepada terdapat luka bekas pukulan benda tumpul. (Jang)
Komentar

Tampilkan

Terkini