-->
  • Jelajahi

    Copyright © Berita Mojokerto dan Sekitarnya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Diduga Sopir Ngantuk Sebabkan Tiga Truk Terlibat Kecelakan di Kabuh

    18 Desember 2020, 3:20:00 PM WIB Last Updated 2020-12-18T08:20:57Z

    Tiga kendaraan truk terlibat kecelakan di Jalan Raya Jombang - Babat, tepatnya di Dusun Grobogan, Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jumat (18/12) dini hari.
    Tiga kendaraan truk yakni colt Diesel, Dump truk dan truk boks Colt Diesel. Akibat dari kejadian tersebut, truk colt Diesel yang mengangkut ikan rusak berat. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden kecelakan itu.
    Kanit Lakalantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman mengatakan, peristiwa kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 02.30 WIB itu bermula saat kendaraan colt Diesel nopol S
    8869 UH, berjalan dari arah Utara keselatan.
    Begitu mendekati lokasi kejadian diduga pengemudi mengantuk, sehingga haluan mengarah kekanan. Akibatnya, truk colt Diesel langsung menabrak Dump truk nopol S 8922 UB dan truk boks colt Diesel nopol S 8798 ND, yang datang dari arah berlawanan.
    "Penyebab kecelakan diduga akibat pengemudi truk colt Diesel mengantuk saat mengemudi sehingga terjadi laka lantas," kata Iptu Sulaiman.
    Sedangkan, ketiga pengemudi truk selamat dan tidak alami luka. Ketiganya, yakni Ngatimin (40) sopir truk colt Diesel, asal Desa Sumbermulyo, Kecamatan Sarang, Rembang, Jawa Tengah. Dan M Dwi Cahyono (35) sopir Dump truk asal Kecamatan Baureno, Bojonegoro, serta sopir truk boks Didik Sumariyanto (49) asal Kranggan, Kecamatan Prajurit Kulon, Mojokerto.
    "Tidak ada korban jiwa dalam kecelakan ini, ketiga sopir truk selamat dan tidak mengalami luka," terangnya.
    Lebih lanjut Sulaiman menjelaskan, jika insiden tersebut ditangani langsung Anggota Laka Satlantas Polres Jombang. Dan kendaraan yang terlibat kecelakan, dievakuasi petugas dari lokasi kejadian dengan menggunakan mobil derek.
    "Kendaraan semuanya sudah kita amankan di Satlantas Polres Jombang, sebagai barang bukti dan untuk penyidikan lebih lanjut. Untuk kerugian material sekitar Rp 10 juta," pungkas Iptu Sulaiman. (Jang)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini