-->
  • Jelajahi

    Copyright © Berita Mojokerto dan Sekitarnya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Dapati 29 Orang Luar Kota Reaktif, Dari 604 Orang yang Masuk Wilayah Kota Mojokerto

    28 Oktober 2020, 1:33:00 PM WIB Last Updated 2020-10-28T06:34:40Z

    Antisipasi penyebaran Covid-19 saat Libur panjang dan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2020, warga luar Kota yang masuk ke Kota Mojokerto wajib menjalani pemeriksaan Rapid Test.
    Pemeriksaan dilaksanakan serentak di 8 titik jalur akses dalam Kota Mojokerto hari ini Rabu (28/10) mulai jam 08.00 wib sampai jam 10.00 wib, dilakukan oleh petugas Gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Dishub dan Tenaga Medis/Kesehatan.
    Kedelapan titik pemeriksaan Rapid test tersebut antara lain : Halaman GOR Seni jln Gajahmada, Halaman Hotel Surya Jalan Pahlawan, Simpang Tiga Penarip, Simpang PMI, Lapangan Surodinawan, Simpang Kedundung Jln Empunala, Stasiun KA dan Terminal Kertajaya.
    Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi saat melakukan pengecekan anggota di lapangan menyatakan, Bahwa kegiatan ini untuk Menindaklanjuti surat edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 440/5876/SJ tentang Antisipasi penyebaran covid-19 pada libur Maulid dan cuti bersama tahun 2020.
    Pemerintah kota Mojokerto telah menyiapkan 5000 alat Rapid test bagi warga yang masuk dan keluar Kota Mojokerto, apabila hasil Rapid tesnya Reaktif dan PCR tesnya positif akan langsung diisolasi di Rusunawa.
    Bagi warga luar kota yang menunjukkan hasil yang sama akan diisolasi di gedung Diklat Kota Mojokerto yang berada di Bypass Sekarputih dan kita koordinasikan dengan Dinas Kesehatan Daerah asal.
    Masih kata Kapolresta, Warga luar Kota yang masuk ke Kota Mojokerto dalam rangka liburan Maulid yang terkena Razia dan menjalani Rapid Test sebanyak 604 orang.
    Dari 604 orang luar Kota yang sudah di Rapid menunjukan hasil 29 orang Reaktif selanjutnya di bawa ke Balai Diklat untuk menjalani PCR test dan Isolasi sementara.
    Rapid test terhadap warga luar kota akan di laksanakan secara bertahap hingga tanggal 1 November 2020 untuk antisipasi terjadinya Kluster baru.
    Kita semua ingin terbebas dari Virus ini, baik masyarakat maupun petugas dan berharap masyarakat bisa mengikuti dan mematuhi Protokol Kesehatan dengan menggunakan masker setiap hari.
    Pemerintah pusat dan daerah telah mengeluarkan banyak kebijakan demi mencegah penyebaran Covid-19. Mari bantu lawan corona dengan mentaati setiap kebijakan pemerintah dan mendukung setiap upaya yang dilakukanya.
    "Polri senantiasa siap mendukung penuh setiap langkah kebijakan pemerintah dalam penanggulangan Covid-19, mari bersatu-padu bersama pemerintah untuk membantu memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19”  Ungkap Kapolresta Deddy Supriadi.(rey/lintasmojo)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini