...


Nasib naas menimpa Latif penambang manual, 50 asal Desa Tangunan Kec/Kab. Mojokerto tertimpa tanah yang dibuat pelebaran jalan, sehingga mengakibatkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) tempat galian manual milik Juwadi, 45, di Dusun Grogol Desa Kepuhpandak Kecamatan Kutorejo , Rabu (11/3).
Unyil nama panggilan akrab Latif diketahui setiap harinya menambang pasir manual milik juwadi umur 45th alamat .dsn grogol kec kutorejo.kab. mojokerto. dan sudah beberapa hari ini korban melakukan perbaikan pemerataan jalan di lokasi (untuk akses kendaraan muatan pasir).
Menurut saksi mata, pukul 07.30 wib, Bunawi, 60 dan Suhari, 59 mendengar gemuruh tanah longsor /ambruk yang tak jauh dari posisi korban, hingga keduanya berlari meninggalkan lokasi tersebut dan tahu-tahu melihat korban sudah tertimbun tanah.
" Mengetahui kejadian itu, saya menghubungi Juwadi dan memberitahukan jika ada salah satu pekerjanya mengalami musibah tertimbun tanah yang mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat," jelas Suhari.
Mengetahui hal itu, Juwadi langsung menghubungi kadus grogol, Shobirin utk meminta bantuan Polsek Kutorejo. Pukul 08.00 WIB anggota polsek kutorejo tiba dilokasi TKP dan mengevakuasi evakuasi korban dibantu sejumlah warga dan relawan.
Menurut salah satu relawan Achmad Kurniawan, korban atas nama Unyil dibawa ke RS Prof Dr. Soekandar Mojosari.(rey/lintasmojo)





Nasib naas menimpa Latif penambang manual, 50 asal Desa Tangunan Kec/Kab. Mojokerto tertimpa tanah yang dibuat pelebaran jalan, sehingga mengakibatkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) tempat galian manual milik Juwadi, 45, di Dusun Grogol Desa Kepuhpandak Kecamatan Kutorejo , Rabu (11/3).

Label:

Post a Comment

Mari bijak dalam berkomentar, Jangan menyinggung SARA, Jangan melakukan komentar spam atau promosi, trims

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
close