-->
  • Jelajahi

    Copyright © Berita Mojokerto dan Sekitarnya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Tamansiswa Adalah Laboratorium Ki Hajar Dewantara

    05 Februari 2020, 12:27:00 AM WIB Last Updated 2020-02-04T17:27:52Z

    Perkembangan Pengetahuan di Era Milenial adalah tema yang di angkat oleh perguruan Tamansiswa Mojokerto saat seminar pendidikan yang digelar di Indoor Sport Center Jalan Taman Siswa Kota Mojokerto, Selasa (4/2).
    Kegiatan itu merupakan Rangkaian peringatan HUT Perguruan Tamansiswa mojokerto yang ke-95Thn. Dan dibuka langsung oleh Sekdakot Mojokerto, Harlis dan di hadiri seluruh sivitas Tamansiswa mojokerto dihadiri oleh Dandim, Danrem, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Kepala dinas pendidikan Mojokerto, juga dihadiri perwakilan Tamansiswa se jatim.
    Menurut Harlis, dirinya berpesan seluruh pamong di Tamansiswa Mojokerto agar semangat dalam mengajar peserta didik. " Karena banyak sekali prestasi yang ditorekhan siswa-siswi Tamansiswa yang membanggakan baik di tingkat kota/kab mojokerto, jawa timur maupun Di tingkat nasional," paparnya.
    Sebagai narasumber seminar kali ini, Prof. DR. Sri Edi Swasono, dalam paparannya menitik beratkan pada konsep 3N yang artinya Nitèni, (Ni seperti ni dalam bahasa Indoensia berani; tè dimana “è” dalam bahasa Jawa, seperti dalam Baha’ullah Indonesia pada kata mepet, coret, copet) yang berarti menandai dengan cara memperhatikan secara seksama dan menggunakan seluruh indra.
    " Nirokké (”e” dibaca “é” dalam bahasa Jawa, seperti dalam bahasa Indonesia kata sore, hore, Bone) yang berarti menirukan apa yang telah dipahami dari proses Nitèni dengan melibatkan seluruh pribadinya," jelas Prof. DR. Sri Edi Swasono yang juga sebagai ketua umum Tamansiswa pusat.
    Masih kata Prof. DR. Sri Edi Swasono, Nambahi yang berarti menambah apa yang telah diperoleh dari dua proses sebelumnya, yaitu Nitèni, dan Nirokké, untuk membuatnya lebih baik atau menyempurnakan menurut alam hati, jiwa, pikiran, dan nurani. Nitèni-Nirokké -Nambahi menjadi pemikiran Ki Hadjar Dewantara, dalam konteks pendidikan dan pengajaran dimana Taman Siswa adalah laboratorium beliau.
    Ki Drs Suradiyana MPd, ketua panitia Seminar pendidikan menambahkan jika kegiatan itu dihibur oleh Riza KDI Dan adelia sanca. Yang merupakan siswa SMA Tamansiswa mojokerto. " mereka sangat menghibur peserta seminar," terangnya.(rey/lintasmojo)






    Komentar

    Tampilkan

    Terkini