...


Ada lagi yang menarik di cfd TNH Minggu (3/3) di alun-alun Kota Mojokerto. Lapak dakon dan lompat tali di sebelah utara panggung juga menjadi perhatian pengunjung.
Serasa diajak kembali ke masa kecil, masa-masa dimana belum ada gadget dan sebagainya, permainan tradisional lompat tali, bak sodor, petak umpet dan dakon ini sempat bikin pengunjung terbawa suasana, memang permainan ini sangat favorit pada jaman dahulu.
Baca Juga: SMP TNH Pukau Pengunjung
Siswa-siswi TNH yang terlihat asyik main dakon dan lompat tali ini  terasa banget kebersamaan mereka.
Dengan disuguhkan permainan tradisional menurut Kepala Dinas Pendidikan, Amin Wachid berharap tak lupa akan permainan masa kecil. Seperti dakon, lompat tali, bak sodor, petak umpet.
Baca Juga: Wushu dari SMP TNH
" kita harus mengenalkan dan mempertahankan permainan tradisional di kalangan anak-anak," jelasnya.
Hal ini terkait bahaya akan gadget terus menerus yang akan mengancam anak-anak dalam pergaulan, ketergantungan dan pendidikannya apa bila digunakan tidak sesuai porsinya atau berlebihan sampai lupa waktu. Masih banyak dijumpai anak-anak bermain smartphone seharian tanpa berhenti.
" Dinas Pendidikan, anak, guru serta orang tua yang harus bisa menjaga mereka agar tak ketergantungan dengan gadget," tuturnya.(rey/lintasmojo)







Ada lagi yang menarik di cfd TNH Minggu (3/3) di alun-alun Kota Mojokerto. Lapak dakon dan lompat tali di sebelah utara panggung juga menjadi perhatian pengunjung.

Label:

Post a Comment

Mari bijak dalam berkomentar, Jangan menyinggung SARA, Jangan melakukan komentar spam atau promosi, trims

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.