Mojokerto, 28 April 2026 – Dalam rangka menyambut Hari Buruh Internasional, PLN UP3 Mojokerto berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Mojokerto dalam kegiatan Sosialisasi/Edukasi Bahaya Arus Listrik (Bencana Non Alam/Gagal Teknologi) yang digelar di Gedung KORPRI Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Jl. Raya Jabon, Kecamatan Mojoanyar pada Selasa (28/04). Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian PLN terhadap keselamatan para pekerja, khususnya di sektor konstruksi.
Acara ini dihadiri oleh Manager PLN UP3 Mojokerto, Manager PLN ULP Mojokerto beserta staff, PLT Sekretaris Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto, perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto, Kepala Desa Jabon, Lengkong, Mlaten, Japan, Sambiroto, Berawetan, dan Mojokumpul. Serta diikuti oleh 80 peserta perwakilan warga dari delapan desa yang mayoritas berprofesi sebagai tukang bangunan.
Sosialisasi berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, terlihat dari tingginya partisipasi peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab.
Dalam sosialisasi tersebut, PLN ULP Mojokerto memberikan materi terkait penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan konstruksi, dengan fokus pada potensi bahaya arus listrik. Materi mencakup pemahaman risiko instalasi listrik yang tidak sesuai standar, cara bekerja aman di dekat jaringan listrik, serta langkah pencegahan kecelakaan kerja akibat bahaya listrik.
Manager PLN UP3 Mojokerto, Muhammad Syafdinnur menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya PLN dalam meningkatkan keselamatan ketenagalistrikan bagi masyarakat dan pekerja, “Momentum Hari Buruh menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya keselamatan dan perlindungan bagi para pekerja. Melalui kolaborasi ini, PLN berkomitmen untuk terus memberikan edukasi agar para pekerja, khususnya di sektor konstruksi, dapat bekerja dengan aman dan terhindar dari risiko bahaya listrik.” Ujar Syafdinnur.
Salah satu peserta sosialisasi, Rudi, mengungkapkan apresiasinya kepada PLN karena sudah memberi edukasi terkait bahaya Listrik di lingkungan pekerjaannya, “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai pekerja bangunan. Apalagi menjelang Hari Buruh, kami merasa lebih diperhatikan keselamatannya. Ilmu yang diberikan dari PLN sangat berguna untuk kami terapkan di lapangan.” pungkas Rudi.
Melalui sinergi bersama BPBD Kabupaten Mojokerto, PLN berharap kegiatan edukasi ini dapat terus berlanjut sebagai upaya meningkatkan budaya K3, sekaligus memberikan perlindungan nyata bagi para pekerja demi terciptanya lingkungan kerja yang aman, produktif, dan berkelanjutan.(*)